Terimakasih
Dua Dari Empat Bulan Aku Bertahan.
Sebelum Akhirnya Aku Melepasmu Tanpa Beban.
Kamu Tau, Dan Aku Juga Tau;
Siapa Yang Memperjuangkan,
Siapa Yang Hanya Mempermainkan.
Aku Bingung Padamu.
Mengapa Kamu Setega Itu Melakukan Dusta Padaku?
Adakah Yang Salah Dari Perjuanganku?
Tidak Usah Dijawab.
Terimakasih Atas Luka Yang Tidak Berdarah,
Namun Menciptakan Resah.
Selamat Berjalan.
Biar Sesak Didada,
Aku Yang Menahan.
Izatcrust--
Komentar
Posting Komentar