Bulan
Kopiku Malam Ini Pahit Pekat.
Aku Bersama Bulan Merangkai Kata.
"Dimana Kekasihmu?" Tanya Bulan Seraya Tertawa.
"Ia Sedang Berkelahi Dengan Rinduku Yang Melanda Hebat" Jawabku Bercanda.
Bulan Tak Selamanya Penuh.
Kadang Ia Separuh, Namun Ia Tak Pernah Rapuh.
Sabit Menjadi Purnama Itu Proses.
Proses Mendekati Wanita Melalui Pencipta-Nya.
Bulan Tak Suka Kopi.
Ia Hanya Butuh Sepi, Supaya Bisa Menerangi Nelayan Yang Menepi Dipagi Hari.
Izatcrust--
Komentar
Posting Komentar